
Sijunjung – SMS. Nasib naas menimpa seorang pengusaha trader asal Jambi yang dikenal dengan nama Hamka Al Waasi. Pria ini menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum dokter yang bertugas di RSUD Sijunjung.
Kejadian bermula pada hari Jumat, 01 Mei 2026 sekira pukul 15.00 WIB. Insiden tersebut terjadi di tepi Jalan Lintas Sumatera, Tanah Badantung, tidak jauh dari lokasi RSUD Sijunjung.
Berdasarkan keterangan korban, saat itu dirinya sedang berbincang dengan temannya di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, datang seorang pria yang dikenal bernama Melfan, seorang dokter internsip RSUD Sijunjung, bersama rekannya yang juga berprofesi sebagai dokter di rumah sakit tersebut.
“Ya betul bang, kebetulan saya ada urusan sama teman saya di tepi jalan, ada yang dibahas. Tidak lama berselang datang si Melfan bersama Ramija yang juga dokter di RSUD Sijunjung,” ungkap Hamka saat dikonfirmasi, Sabtu (02/05/2026).
Terjadi perdebatan dan saling dorong antara kedua belah pihak yang kemudian memuncak menjadi tindak kekerasan. Hamka mengaku dipukul oleh oknum dokter tersebut hingga mengalami luka fisik.
“Terjadi cekcok dan saling dorong, akhirnya saya dipukul sama si Melfan dokter ini,” tambahnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar di bagian pipi kiri atas akibat pukulan yang diterimanya.
Menanggapi tindakan yang dialaminya, Hamka telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Laporan resmi dibuat di Polres Sijunjung dengan nomor registrasi STTLP/B/51/V/2026/SPKT/.
Korban mengucapkan terima kasih karena laporannya telah diterima dan diproses oleh pihak penyidik. Ia pun berharap proses hukum berjalan cepat dan pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka.
“Saya mengucapkan terima kasih atas diterimanya laporan saya kepada penyidik, dan segera menetapkan pelaku sebagai tersangka biar saya dapat keadilan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hamka menegaskan bahwa ia hanya mencari keadilan. Ia berharap pihak kepolisian dapat bekerja secara profesional dan transparan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
“Saya mencari keadilan dan berharap pihak kepolisian bekerja secara profesional tanpa ada intervensi dari pihak mana pun,” pungkasnya.
Nazar rudin
