
🇮🇩BANYUASIN, SMSI ( sibermediasumateraindobesia. Com) Jaringan Rakyat Nasional (JARNAS) Sumatera Selatan, bersama rakyat Banyuasin kembali turun kejalan, Selasa 23 September 2025.
Guna mendesak Kejaksaan Negeri Banyuasin segera menetapkan tersangka kasus dana hibah PMI Banyuasin, sejauhmana progres lapdu terkait BUMD Sei Sembilang sekaligus memasukan laporan pengaduan baru di Disporapar Banyuasin.
Budi Setiawan selaku koordinator aksi dengan suara lantang dan berapi – api menyampaikan orasinya.

Moral Hukum dan Demokrasi! hari ini kami kembali mengacungkan pengeras suara menyampaikan suara hati rakyat di depan Kejaksaan Negeri Banyuasin. Kami hadir bukan untuk mencari musuh. tetapi untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan pembelaan terhadap uang rakyat yang diduga telah diselewengkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Bahwa korupsi adalah musuh bersama. Korupsi telah merampas hak rakyat, menghambat pembangunan, dan menjerumuskan Kabupaten Banyuasin ke dalam kubangan penderitaan. Oleh sebab itu, kami tidak akan diam, tidak akan tunduk, dan tidak akan berhenti sebelum hukum ditegakkan dengan sebenar-benarnya.
TUNTUTAN KAMI
- Mendesak Kejaksaan Ncgeri Banyuasin untuk turun langsung ke lapangan melakukan Audit Investigatif atas dugaan penyimpangan anggaran dana Organisasi Perangkat Daerah (OPD). khususnya di Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), dan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Banyuasin Tahun Anggaran 2024.
- Mendesak Kejari Banyuasin untuk memanggil dan memeriksa Direktur Utama (Dirut) Perumda Sei Sembilang atas dugaan penggunaan dana yang tidak jelas dan berpotensi merugikan keuangan daerah kabupaten Banyuasin.
- Mendesak Kejari Banyuasin untuk segera menuntaskan kasus hibah PMI yang sudah lama bergulir. dengan menangkap dan menahan seluruh pihak yang diduga terlibat.
- Mengingatkan Kejari Banyuasin bahwa rakyat menaruh harapan besar agar Kejaksaan benar-benar menjadi penegak hukum yang berpihak pada kebenaran, bukan pelindung bagi para koruptor.
- Menegaskan bahwa rakyat Banyuasin tidak akan tinggal diam. Jika tuntutan ini diabaikan, maka gerakan rakyat akan semakin besar, semakin kuat, dan semakin lantang dalam menuntut keadilan

Hari ini kami datang dengan damai. dengan niat tulus memperjuangkan kebenaran. Tapi jangan salah, suara rakyat tidak bisa dibungkam dan langkah rakyat tidak bisa dihentikan! Kejari Banyuasin, jangan tutup mata!
Dengan penuh keyakinan. kami tegaskan bahwa Rakyat Bunyuasan tidak buluh janji. tapi bukti nyata, Keadilan harus ditegakkan, korupsi harus dilibas habis!, JARNAS bersama rakyat akan terus berdiri di garis depan melawan kezaliman, membongkar kebusukan, dan menyelamatkan uang rakyat dari tangan-tangan kotor pejabat korup. tutup Budi.
Massa Aksi Disambut Carles Perwakilan Kejari Banyuasin. Kesempatan itu dirinya menuturkan. Terkait kasus PMI sedang dihitung kerugian negara, insyaallah dalam waktu akan segera ada tersangka.
Untuk kasus BUMD Sei Sembilang pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejati apakah kejati langsung atau memang akan dilimpahkan ke Kejari Banyuasin.
Sedangkan untuk Disporapar Banyuasin, kawan – kawan JARNAS silahkan masukan lapdu ke PTSP. tutup Carles.
Red
